“Capek Miskin? Coba Jualan Sate Gagak!”
Trailer dan Poster Utama Film Komedi Horor “Pesugihan Sate Gagak” Resmi Dirilis
Demit Ketagihan Sate Siap Viralkan
Bioskop!”
Jakarta, 14 Oktober 2025 — Apa jadinya kalau pesugihan malah bikin tawa, bukan ketakutan? Rumah
produksi Cahaya Pictures berafiliasi
dengan BASE Entertainment resmi
merilis trailer dan poster utama film
komedi horor terbaru mereka, Pesugihan
Sate Gagak, yang siap tayang di bioskop mulai 13 November 2025.
Trailer berdurasi dua menit lebih ini langsung mencuri
perhatian lewat kekacauan absurd Trio
Gagak — tiga sahabat miskin yang nekat jualan sate gagak untuk
para demit. Sementara poster utamanya menampilkan tiga wajah ketakutan yang dibayangi sosok misterius, lengkap
dengan tagline besar: “Awas
Ketagihan!”
Film ini mengisahkan Anto (Ardit
Erwandha), Dimas (Yono Bakrie),
dan Indra (Benidictus Siregar) yang
capek miskin dan bosan hidup susah. Demi jalan pintas menuju kaya, mereka malah
mencoba ritual pesugihan yang mereka anggap paling minim risiko: jualan sate
daging gagak untuk pelanggan dari dunia lain alias Pesugihan Sate Gagak!
Nuugro Agung, penulis
cerita Pesugihan Sate Gagak, mengungkap bahwa ide film ini berangkat
dari kisah nyata tentang ritual
pesugihan yang memang
pernah terjadi di sekitar lingkungannya.
“Ide cerita film ini dari aku. Tentang pesugihan sate gagak pakai burung
gagak, bukan tumbal manusia. Cuma kalau satenya enak dan setannya
suka, akan ketagihan, akan nagih
terus-terusan,”
jelas Agung.
Cerita
yang ditulis Agung kemudian diterjemahkan ke dalam film oleh Etienne
Caesar dan Dono Pradana yang duduk di bangku
sutradara. Dari sisi penyutradaraan, Pesugihan Sate Gagak diolah dengan
pendekatan komedi yang bisa diterima oleh banyak orang. Sutradara Etienne
Caesar menuturkan bahwa sejak awal ia ingin menciptakan film yang tidak hanya
lucu dan menyeramkan, tetapi juga dapat dinikmati oleh banyak kalangan.
“Buat
saya pribadi, statement-nya adalah
horor ini harus bisa dinikmati oleh berbagai macam kalangan. Jadi, bagaimana
caranya supaya semua orang bisa menikmati film ini. Kalau dulu, zaman saya
kecil, kita sering ditakut-takuti lewat film horor. Tapi sekarang, saya ingin
menghadirkan film komedi-horor yang bisa jadi hiburan dan bisa dinikmati semua orang,” ujar sutradara, Etienne Caesar.
Trio Gagak: Komika Absurd yang Kompak
dan Kocak
Unsur
hiburan tidak terlepas dari kekompakan Trio Gagak yang terlihat di dalam
trailer. Tiga karakter utama ini menampilkan kelucuan yang mengalir natural.
Improvisasi dan celetukan mereka selama syuting
bahkan banyak dipertahankan oleh para sutradara.
“Kami
membebaskan pemain untuk berimprovisasi. Saking ngawur dan absurd, saya yakin jokes-nya gak cuma bikin penonton ketawa, tapi juga mengumpat sisa-sisa
kesal”, ujar Dono soal chemistry
dan kelakuan Trio Gagak dan pemain lain di film ini.
Komedi di Pesugihan Sate Gagak ini
liar, tapi juga menawarkan sesuatu
yang baru. Bukan sekadar banyolan, tapi menawarkan komedi situasi yang berbeda — lebih segar,
lebih berani, dan banyak
kejutan.
Film Dekat dengan Kehidupan Masyarakat
Aoura Lovenson, produser Cahaya Pictures, menyebut Pesugihan Sate Gagak bukan sekedar hiburan semata melainkan sebagai
bentuk lanjutan dari semangat Cahaya Pictures dalam membuat film yang dekat dengan
penonton.
“Film-film Cahaya selalu dekat dan relevan dengan masyarakat. Ceritanya
sederhana, tapi bisa bikin ketawa dan hangat. Pesugihan Sate Gagak juga berangkat dari kegelisahan banyak orang: rasa capek miskin, pengen hidup lebih baik. Tapi semua dibungkus
dengan tawa,” jelas Aoura.
Tayang di Bioskop 13 November 2025
Film Pesugihan
Sate Gagak dibintangi oleh Ardit Erwandha, Yono Bakrie,
Benidictus Siregar, Yoriko Angeline, Nunung, Arief Didu,
dan Firza Valaza, serta diproduksi oleh Cahaya Pictures
dengan dukungan penuh
dari PK Films,
Arendi, Anami Films,
Laspro Media Sinema,
dan IFI Sinema.
Poster dan trailer resmi
film Pesugihan Sate Gagak sudah
bisa disaksikan di sosial media
resmi Cahaya Pictures mulai hari ini.
SINOPSIS PESUGIHAN SATE GAGAK
Hidup susah, utang menumpuk, dan cinta terancam gagal — tiga sahabat Anto (Ardit Erwand ha), Dimas (Yono Bakrie), dan Indra (Benidictus Siregar) alias Trio Gagak resmi capek miskin!
Anto butuh mahar
puluhan juta demi menikahi kekasihnya Andini (Yoriko
Angeline), Dimas ingin menolong usaha ibunya, dan Indra terjerat
pinjol sampai leher.
Dalam keputusasaan itu, mereka menemukan buku mantra pesugihan
kuno peninggalan kakek Indra. Dari situ lahir ide
paling gila: coba pesugihan
tanpa tumbal — cukup jual sate dari daging burung gagak ke demit!
Awalnya mereka nekat mencoba jalan pintas agar bisa keluar
dari lilitan hidup
— dan tiba-tiba, pembeli pertama mereka datang... bukan dari dunia
manusia! Genderuwo, pocong, sampai kuntilanak antre dan rela bayar mahal untuk
sate gagak mereka.
Trio Gagak mendadak kaya raya: utang lunas, hidup mapan,
bahkan cinta Anto dan Andini sempat terasa bahagia. Tapi kebahagiaan itu tak berlangsung lama — rahasia
pesugihan yang disembunyikan, perlahan
menghancurkan semuanya. Tawa mereka berubah
jadi ketakutan saat para
demit tak berhenti
datang dan terus menagih sate — lapar, rakus, dan tak terkendali!
Apakah mereka akan lanjutkan pesugihan demi kekayaan, atau
kabur sebelum dimakan keserakahan?
INFORMASI FILM
Judul: Pesugihan Sate Gagak
Genre: Komedi Horor
Sutradara: Etienne Caesar & Dono Pradana Penulis: Nuugro Agung
Produser: Aoura Lovenson Chandra, Fauzar Nurdin
Pemeran: Ardit Erwandha, Yono Bakrie, Benidictus
Siregar, Yoriko Angeline, Nunung, Arief Didu, Firza Valaza
Produksi: Cahaya Pictures
Rilis bioskop: 13 November 2025
AKUN MEDIA SOSIAL
Instagram: @filmsategagak | @cahayapictures_id TikTok: @cahayapicturesid
Hashtag: AwasKetagihan
SateGagakBikinKayaMendadak
PesugihanSateGagak
CAHAYA PICTURES
Cahaya Pictures dikenal lewat film-film yang dekat dengan kehidupan masyarakat — sederhana, menghibur, dan menyentuh hati. Setelah 1 Imam 2 Makmum, Cahaya kembali menghadirkan kisah segar lewat Pesugihan Sate Gagak, film komedi horor
absurd yang bisa bikin ketawa
di tengah hidup yang penuh tekanan.
PK
FILMS
PK
Films merupakan manifestasi strategis terbaru dari PK Entertainment Group,
sebuah nama yang telah mengukir jejak
gemilang selama satu dekade terakhir dalam membangun dan mengembangkan industri kreatif
(konser, hiburan, dan event) di Indonesia. Dengan pengalaman
panjang dalam menghadirkan hiburan berkualitas tinggi, PK Films hadir sebagai
langkah strategis untuk turut serta mengembangkan ekosistem perfilman
Indonesia.
Film
"Agen +62" merupakan salah satu karya yang telah diluncurkan oleh PK Films,
bukti nyata dedikasi kami
untuk menghadirkan karya bagi para penikmat film di Indonesia dan dunia.
PK
Films terus menjalin kolaborasi strategis dengan talenta paling cemerlang dan
rumah produksi terkemuka di tanah air, demi mendorong kemajuan industri film
nasional ke tingkat global.
Proyek
mendatang kami, "Sate Gagak", sebuah kolaborasi seru dengan BASE
Entertainment! Bersiaplah untuk pengalaman komedi yang santai dan segar yang
akan memukau penonton.
ARENDI CIPTA INTERNASIONAL
Arendi berdedikasi untuk
menciptakan seni pertunjukan dan pengalaman edutainment yang dinamis. Sejak
awal berdirinya, ARENDI telah berkembang menjadi salah satu lembaga seni dengan
pertumbuhan tercepat di Jakarta, yang berdedikasi pada misi memberikan pengalaman seni pertunjukan tingkat tertinggi – pendidikan dan
pelatihan seni pertunjukan terbaik di Indonesia. Arendi melibatkan siswa dengan
seni pertunjukan dan komunitas kreatif lokal dan internasional. Arendi
baru-baru ini mengikuti kompetisi internasional ternama seperti Asia Pacific Arts Festival, untuk mewakili
Indonesia dan membawa pulang Distinction Award, Gold Awards, dan Silver Awards.
Memberdayakan siswa melalui serangkaian program pelatihan terkonsentrasi, lokakarya
interaktif, program kompetisi, kelas master dan acara musik khusus
lainnya.
ANAMI FILMS
Anami
Films adalah perusahaan hiburan dan media di bawah naungan KNS Group.
Portofolio Anami mencakup beragam produksi film dan konten streaming, baik
untuk pasar domestik maupun internasional.
Sejak berdiri, Anami Films konsisten menghadirkan karya-karya
berkualitas melalui kolaborasi dengan talenta kreatif dan mitra strategis,
menjangkau berbagai genre mulai dari drama, komedi, animasi keluarga, hingga horor. Komitmen
Anami adalah menjadi
kekuatan kreatif yang memperkaya industri hiburan
Indonesia dan memperluas jangkauan karya lokal ke panggung global.
LASPRO MEDIA SINEMA
Laspro
Media Sinema adalah perusahaan penyewaan peralatan film dan televisi terbesar
dan terlengkap di Indonesia. Sejak berdiri, Laspro telah menjadi mitra utama
bagi rumah produksi, stasiun televisi, dan sineas-sineas terkemuka di Tanah Air
dalam merealisasikan karya-karya visual berkualitas tinggi.
Dengan dukungan teknologi
terkini dan tim teknis profesional berpengalaman, Laspro menyediakan beragam
peralatan produksi—mulai dari kamera sinema digital, lensa sinematik,
pencahayaan profesional, grip & rigging, hingga sistem audio dan monitoring
mutakhir. Komitmen kami adalah menghadirkan solusi teknis yang andal, fleksibel, dan berkualitas tinggi, serta memberikan solusi cepat
untuk semua kebutuhan produksi—mulai dari skala kecil hingga megaproduksi layar lebar.
Mengusung tagline
"High Quality, Fast Solution",
Laspro
selalu mengutamakan pelayanan unggulan
dan efisiensi untuk
mendukung kesuksesan setiap
proyek produksi.
Kami
bangga telah menjadi bagian dari ratusan produksi film, serial, dokumenter,
iklan, hingga tayangan live TV berskala nasional maupun internasional.
IFI SINEMA
IFI Sinema telah berkecimpung
dalam industri sejak tahun 2007 melalui film-film produksinya berjudul ‘Coklat
Stroberi’ (2007), ‘Radit dan Jani dan ‘3 Doa dan 3 Cinta (2008), ‘Coblos
Cinta’ (2008), ‘Serigala Terakhir’ (2009), ‘Lovely Man’ (2012), ‘Mika’
(2013),‘Pertaruhan’ (2017), ‘My Generation’ (2018), ‘Menunggu Pagi’ (2019),
‘Seperti Hujan yang Jatuh di atas Bumi’ (2020), ‘Akad’ (2021); ‘Mohon Doa
Restu’ (2024); saat ini IFI Sinema juga berperan aktif dalam pembiayaan film
nasional
KONTAK MEDIA
Core Communication
Redaksi Media : Pakar Popcorn (Rahman)
Komentar
Posting Komentar